Tahukah Anda Tentang Kehamilan?

Masa kehamilan bisa menjadi momen yang tidak terlupakan bagi seorang wanita, apalagi jika hal tersebut merupakan kehamilan pertama. Sejak awal kehamilan, banyak hal yang perlu diperhatikan, mulai dari perawatan, kesehatan, bahkan sampai masalah hubungan intim. Oleh sebab itu, bagi ibu hamil seharusnya mengetahui semua informasi seputar kehamilan secara lengkap guna menjaga kandungan agar tetap sehat hingga bayi lahir.

Tahukah Anda Tentang Kehamilan?

Proses Pembuahan

Pembuahan terjadi sejak jutaan sel sperma bersaing menuju sel telur sembari mengeluarkan enzim yang bisa membuat salah satu sperma berhasil sampai ke tujuan, yaitu sel telur. Ketika pembuahan, akan terjadi suatu perubahan kimia yang mampu mencegah sperma lain untuk masuk ke sel telur.

Ketika salah satu sel sperma berhasil masuk ke dalam sel telur, maka proses kehamilan berikutnya adalah sperma masuk menuju inti sel yang membawa kode genetik. Kemudian menyatu bersama kode genetik sel telur yang sudah dibuahi. Selanjutnya sel sperma menentukan jenis kelamin calon bayi oleh 46 kromosom yang menyusun karakteristik genetik.

Sel telur yang sudah dibuahi lalu akan membelah menjadi dua sel, dan setelah itu berkembang menjadi empat sel. Sel telur tersebut akan terus berkembang. Ketika pembelahan sel telur terus terjadi, kemudian sel telur itu akan bergerak pula meninggalkan tuba falopi menuju rahim. Biasanya ini terjadi pada hari ketujuh setelah terjadinya proses pembuahan.

Maka sel telur yang terbelah sudah mencapai 30 dan kumpulan sel ini biasa disebut sebagai morula. Adapun morula yang sudah sampai pada lapisan rahim, maka akan tertanam pada lapisan endometrium. Kelompok sel yang terus berkembang ini akan jadi bertambah matang dan menjadi blastokista, sekaligus akan menstimulasi terjadinya perubahan dalam tubuh calon ibu, termasuk juga dengan berhentinya siklus menstruasi.

Trimester Pertama

Perhitungan tanggal kehamilan bisa dimulai dari hari pertama siklus menstruasi normal terakhir sang ibu. Sementara itu, pembuahan biasanya terjadi pada minggu keduanya. Trimester pertama biasanya berlangsung sejak minggu pertama hingga minggu ke-13 masa kehamilan.

Walaupun dilihat secara fisik perubahan pada ibu masih belum terlihat jelas, namun sebenarnya terjadi proses perubahan besar dalam tubuh ibu, seperti kadar hormon jadi berubah secara signifikan. Rahim akan mulai mendukung pertumbuhan plasenta serta janin. Tubuh akan menambah jumlah suplai darah untuk membawa oksigen dan nutrisi ke janin yang sedang berkembang.

Pada trimester pertama ini, janin akan berkembang pada semua bagian organnya di akhir bulan ketiga. Makanya, momen-momen ini sangat penting untuk mempertahankan pola makan yang sehat, termasuk juga menambahkan jumlah asam folat yang cukup untuk membantu mencegah cacat tabung saraf pada janin.

Selama trimester pertama, resiko keguguran biasanya cukup tinggi. Oleh sebab itu, ibu harus menjaga kondisi dan vitalitas tubuh. Tanyakan kondisi kesehatan sang ibu yang sedang hamil kepada dokter untuk penanganan kehamilan yang tepat.

Trimester Kedua

Trimester kedua (minggu ke-13 sampai ke-27) adalah periode paling nyaman bagi kebanyakan ibu hamil. Sebagian besar gejala kehamilan awal akan menghilang. Perut akan mulai terlihat membesar sebab rahim akan tumbuh dengan cepat di masa-masa ini.

Meskipun gejala mual perlahan menghilang, namun biasanya ada beberapa keluhan umum yang akan dirasakan oleh sang ibu, termasuk juga kram kaki, nyeri di ulu hati, selera makan tinggi, muncul varises, sakit punggung, dan terkadang hidung tersumbat.

Trimester kedua merupakan masa ketika ibu hamil bisa merasakan janin bergerak-gerak untuk pertama kalinya. Biasanya, pergerakan ini akan terjadi pada minggu ke-20 di masa kehamilan. Pada momen ini, janin bahkan bisa mendengar dan mengenali suara ibunya.

Beberapa tes screening biasanya dilakukan pada trimester kedua. Pastikan untuk jujur dalam membicarakan riwayat medis pribadi Anda dan keluarga kepada dokter untuk mengetahui masalah genetik yang bisa memberi resiko kepada janin.

Trimester kedua juga menjadi momen ketika bagian-bagian tubuh janin terbentuk seperti jantung, paru-paru, ginjal, dan otak. Ibu juga mulai dapat mengetahui jenis kelamin sang bayi di trimester kedua. Biasanya selama trimester kedua, dokter akan menguji diabetes gestasional yang biasanya dideteksi antara minggu ke-26 dan 28 masa kehamilan.

Trimester Ketiga

Trimester ketiga dimulai sejak minggu ke-28 masa kehamilan hingga kelahiran bayi. Pada trimester ketiga ini, janin sudah dapat membuka dan menutup mata, serta menghisap jempolnya. Sang janin juga bisa menendang, merenggangkan badan, dan merespon cahaya.

Memasuki bulan kedelapan, pertumbuhan otak calon bayi akan terus berlangsung dan cepat. Sang ibu mungkin dapat merasakan bentuk siku atau tumit di perutnya. Pada bulan keembilan atau usia kehamilan 34-36 minggu paru-paru calon bayi sudah matang dan siap bekerja sendiri.

Untuk ibu hamil akan ada pemeriksaan secara teratur seperti tes urine untuk mengetahui kadar protein di dalam tubuh, memeriksa tekanan darah, memantau detak jantung janin, dan persiapan-persiapan lainnya menuju proses persalinan.

Kapan Harus Ke Dokter?

Segera hubungi dokter jika merasakan gejala-gejala yang tidak biasa sebagaimana dijelaskan di atas. Penanganan yang tepat bisa meminimalisir dampak dan akibat, sehingga pengobatan bisa dilakukan lebih cepat. Dan jangan lupa untuk memilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda.

Referensi:
Healthline. Diakses pada tahun 2019. Pregnancy

Artikel Terkait

Komentar

Komentar Anda dimoderasi. Jika sesuai dengan ketentuan, maka akan segera dipublikasikan.
Silahkan berkomentar yang relevan dengan bahasa yang baik dan santun, serta tidak melakukan spamming.

Lebih baru Lebih lama